kutipan,

awan-awan di langit kan tetap bergerak, angin senantiasa menggugurkan daunan; segala atasnamamu: Kesunyian #Sapardi Djoko Damono

Tubuh-Mu yg indah, kaubaringkan di gunung yg tinggi, dan nampaklah dari bawah, bagai awan mandi cahaya #Rendra

Jadi baik kita padami unggunan api ini. Karena kau tidak ‘kan apa-apa. Aku terpanggang tinggal rangka #Chairil Anwar
mencintaimu mestikah juga mencintai waktu? Sedang jarum jam pada matamu, sdh lama berhenti, terus menerus menanti #Jimmy M Alfian
telah kubangun menara, dari rusuk-rusukku, agar kau dpt memandang lebih lapang, ke dalam diriku #Wayan Sunarta
Bahkan rasa sakit itu datang lebih cepat dari caramu menyakitiku #Imran Abidin
Sekarang aku merasa tentram, setelah semalam bergulat dalam diri, dan meredakan rindu dengan mengerti #Rendra
aku membayangkan menjadi selimut bagi kerinduanmu, dan gemetar membayangkan sebagai tangan yg menyelusup selimutmu #Imran Abidin

Aku berlinang airmata bukan karena kenangan, melainkan pedih oleh rasa heran; mengapa kau perdaya aku dengan kebahagiaan.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: